15 New Messages
Digest #19609
Messages
Tue Apr 2, 2013 5:36 am (PDT) . Posted by:
"vanessa" psycho_laziale
Ada lendirnya mba
Dan leukosit tinggi
Bayi usia 6m setahu saya..
Vanessa
ibu dari Tegar Pramudya Abimanyu
Dan leukosit tinggi
Bayi usia 6m setahu saya..
Vanessa
ibu dari Tegar Pramudya Abimanyu
Tue Apr 2, 2013 7:35 am (PDT) . Posted by:
"Frida" ini_fie
--- In sehat@yahoogroups.
>
> Baca dari awal tapi belum mudeng..
> Ini kan masalahnya anak ASIX BAB 5-8 kali sehari.. dan sudah berlangsung 2
> minggu..
> Bukannya itu wajar yaa.. anak ASIX bisa gak BAB sampai 10 hari atau sehari
> bisa BAB 10x..
> Teksturnya normal dan tidak berdarah.. berarti gak ada indikasi untuk tes
> feses..
> Berarti bukan diare.. karena teksturnya masih normal, bukan bener2 cair
> tanpa ampas..
> Makanan ibunya gimana?
>
> Salam,
> Qiqie
> *yang ngalamin fase baby BAB >6x sehari dan 10 hari gak BAB, emaknya
> lempeng aja..
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
Tue Apr 2, 2013 8:01 am (PDT) . Posted by:
"Frida" ini_fie
dear mbak qiqie,
terim kasih buat perhatiannya
buat saya pribadi, BAB 5-8 x sehari jelas jelas tidak wajar, karena akhir akhir ini BAB nya sehari sekali atau 2-3 x sehari. dan itu berlangsung nonstop selama 2 minggu lebih.
apalagi dia sudah tidak newborn lagi.
tes feses rutin saya lakukan hanya untuk menegaskan bahwa pencernaan bayi saya memang tidak ada masalah. jika ternyata hasilnya baik baik saja, maka saya bisa cuek karena bayi saya baik baik saja. namun ternyata hasilnya tidak normal seperti seharusnya.
dan sependek pengetahuan saya, tes lab bisa saya lakukan kapan pun selama tidak menyakiti sang bayi. atau ada tatalaksana untuk melakukan uji lab? CMIIW
rgds
frida
terim kasih buat perhatiannya
buat saya pribadi, BAB 5-8 x sehari jelas jelas tidak wajar, karena akhir akhir ini BAB nya sehari sekali atau 2-3 x sehari. dan itu berlangsung nonstop selama 2 minggu lebih.
apalagi dia sudah tidak newborn lagi.
tes feses rutin saya lakukan hanya untuk menegaskan bahwa pencernaan bayi saya memang tidak ada masalah. jika ternyata hasilnya baik baik saja, maka saya bisa cuek karena bayi saya baik baik saja. namun ternyata hasilnya tidak normal seperti seharusnya.
dan sependek pengetahuan saya, tes lab bisa saya lakukan kapan pun selama tidak menyakiti sang bayi. atau ada tatalaksana untuk melakukan uji lab? CMIIW
rgds
frida
Tue Apr 2, 2013 8:14 am (PDT) . Posted by:
"Purnamawati, SpAK"
Dear Frida and all
waah threadnya panjang ya
boleh nimbrung sedikit saja ya?
1. apakah setiap bab, jumlahnya banyak, konsistensinya cair?
2. maaf - tanpa mengurangi rasa hormat, saya masih bingung, darimana
dasar diagnosis amoeba nya? kalau hanya lendir banyak, leuko banyak,
mestinya belum cukup kuat untuk melabel sbg Amoebiasis
setuju dg SP, kalau boleh usul:
1. lebih baik ulang tes tinja rutin (gak perlu tes tinja yang aneh2 kok)
2. Pending dulu flagyl nya
maaf kalau tak berkenan
wati
waah threadnya panjang ya
boleh nimbrung sedikit saja ya?
1. apakah setiap bab, jumlahnya banyak, konsistensinya cair?
2. maaf - tanpa mengurangi rasa hormat, saya masih bingung, darimana
dasar diagnosis amoeba nya? kalau hanya lendir banyak, leuko banyak,
mestinya belum cukup kuat untuk melabel sbg Amoebiasis
setuju dg SP, kalau boleh usul:
1. lebih baik ulang tes tinja rutin (gak perlu tes tinja yang aneh2 kok)
2. Pending dulu flagyl nya
maaf kalau tak berkenan
wati
Tue Apr 2, 2013 5:45 am (PDT) . Posted by:
"Miminya Baim" khonic_ds
Bilangnya psikolog mbak Ria
Send from my lovely android ^__^
[Non-text portions of this message have been removed]
Send from my lovely android ^__^
[Non-text portions of this message have been removed]
Tue Apr 2, 2013 7:51 am (PDT) . Posted by:
"Miminya Baim" khonic_ds
Pak Arief/Masbow,
Saya belum ketemu lagi sama kakak saya cuma sms-an aja jadi belum begitu
jelas, tapi kalau melihat rujukannya ke psikolog sih berarti lebih ke
psikis ya. Coba nanti saya sempetin googling n kasih data2nya ke kakak
saya. Beliau ga terlalu update teknologi soalnya hihihi...
Sepertinya di lingkungan keluarga kami ga ada, di sekolah juga ga ada
karena kakak saya sempat cerita katanya anaknya bilang di sekolah ada
temannya yang belakangan notice perilaku ponakan saya dan jadi mengikuti
gerakannya.
Tapi mbahnya (bapak mertua kakak saya) suka reflek mengedip2kan mata. Tp
lokasi beliau di Kebumen, paling ketemu setahun sekali pas lebaran aja.
Send from my lovely android ^__^
[Non-text portions of this message have been removed]
Saya belum ketemu lagi sama kakak saya cuma sms-an aja jadi belum begitu
jelas, tapi kalau melihat rujukannya ke psikolog sih berarti lebih ke
psikis ya. Coba nanti saya sempetin googling n kasih data2nya ke kakak
saya. Beliau ga terlalu update teknologi soalnya hihihi...
Sepertinya di lingkungan keluarga kami ga ada, di sekolah juga ga ada
karena kakak saya sempat cerita katanya anaknya bilang di sekolah ada
temannya yang belakangan notice perilaku ponakan saya dan jadi mengikuti
gerakannya.
Tapi mbahnya (bapak mertua kakak saya) suka reflek mengedip2kan mata. Tp
lokasi beliau di Kebumen, paling ketemu setahun sekali pas lebaran aja.
Send from my lovely android ^__^
[Non-text portions of this message have been removed]
Tue Apr 2, 2013 6:56 am (PDT) . Posted by:
"hasinah" hasinahhasan
Dear bunda wati,
Maaf mba rika saya numpang thread nya, krn saya prnh mngalami situasi yg sama dgn mba rika.
Maaf bunda, sy mohon pncerahan nya atas statement bunda yg ini:
"Namun demikian, mengapa pilihannya meropenem? kalau benar meningitis dan ABnya meropenem, sia sia - karena meropenem tak bisa menembus sawar otak (tidak bisa menembus blood brain barrier)"
Benarkah meropenem tdk tepat pnggunaan nya untuk meningitis? Krn bayi saya widad wkt usia 18hr trdiagnosa meningitis bakteri jenis psedomonas n sempat di berikan meropenem slma 14hr yg trnyata dr pngambilan LP yg kedua tdk brhasil membunuh bakteri nya kemudian di ganti AB jenis ciprofloxcacin.
Dgn kondisi itu apakah akan ada efek samping nya bunda? Sprti resistensi AB? Atau toksik ke organ tubuh nya mngingat usia nya wkt itu br 18 hr?
Mohon pencerahan nya bunda
Thanks in advance
Hasinah
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Maaf mba rika saya numpang thread nya, krn saya prnh mngalami situasi yg sama dgn mba rika.
Maaf bunda, sy mohon pncerahan nya atas statement bunda yg ini:
"Namun demikian, mengapa pilihannya meropenem? kalau benar meningitis dan ABnya meropenem, sia sia - karena meropenem tak bisa menembus sawar otak (tidak bisa menembus blood brain barrier)"
Benarkah meropenem tdk tepat pnggunaan nya untuk meningitis? Krn bayi saya widad wkt usia 18hr trdiagnosa meningitis bakteri jenis psedomonas n sempat di berikan meropenem slma 14hr yg trnyata dr pngambilan LP yg kedua tdk brhasil membunuh bakteri nya kemudian di ganti AB jenis ciprofloxcacin.
Dgn kondisi itu apakah akan ada efek samping nya bunda? Sprti resistensi AB? Atau toksik ke organ tubuh nya mngingat usia nya wkt itu br 18 hr?
Mohon pencerahan nya bunda
Thanks in advance
Hasinah
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Tue Apr 2, 2013 7:51 am (PDT) . Posted by:
"F.B. Monika" f_monika_b
Dear Rika,
Jangan sedih ya Mak, Insya Allah Alya ke depannya sehat2 selalu. Jempol
untukmu yang berjuang demi Alya :).
Dear Mba Hasinah,
Bukan Bunda mau ikutan kasih comment. Kasus Alya bikin saya baca2 soal
bacterial meningitis. Secara umum yg saya baca seperti dari drugs.com ini :
" Bacterial Meningitis (Pediatric Patients ⥠3 Months only)
Meropenem for injection (I.V.) is indicated as a single agent therapy for
the treatment of bacterial meningitis caused by Streptococcus
pneumoniaeâ¡, Haemophilus
influenzae (ÃŽ²-lactamase- and non-ÃŽ²-lactamase-producing isolates), and Neisseria
meningitidis.
â¡ The efficacy of Meropenem as monotherapy in the treatment of meningitis
caused by penicillin nonsusceptible isolates of Streptococcus pneumoniae has
not been established.
Meropenem for injection (I.V.) has been found to be effective in
eliminating concurrent bacteremia in association with bacterial
meningitis."
http://www.drugs.com/pro/meropenem.html
Untuk kasus Alya ga tau kan ya bacterialnya apa, hasil kulturnya apa ada?
Kalau ada mungkin saya terlewat di threadnya.
Kemudian saya cari2 bahan2 lain soal bacterial meningitis : Practice
Guidelines for the Management
of Bacterial Meningitis . Ada Management algorithm for infants and children
with suspected bacterial meningitis ,dan juga ada tabel : Recommendations
for speciï¬c antimicrobial therapy in bacterial meningitis based on isolated
pathogen and susceptibility testing.
Kalau baca di situ spesifik disebutkan untuk Pseudomonas aeruginosa ,
standard therapy nya : Cefepimee
or ceftazidime , Alternative therapies : Aztreonam, ciproï¬oxacin,
meropeneme.
Silahkan download di sini :
http://www.idsociety.org/uploadedFiles/IDSA/Guidelines-Patient_Care/PDF_Library/Bacterial%20Meningitis (1).pdf
Khusus mengenai meropenem saya quote sbb :
"Meropenem, which has a broad range of in vitro activity and less seizure
proclivity than imipenem, has been studied in both children and adults with
bacterial meningitis [98â"100]. In these studies, meropenem has been shown
to have clinical and microbiologic outcomes similar to those of cefotaxime
or ceftriaxone and can be recommended as an alternative to these agents for
treatment of bacterial meningitis (A-I). Meropenem has also been used
successfully in isolated patients with pneumococcal meningitis caused by
highly penicillin- and cephalosporin-resistant strains [100, 101]. However,
in a recent study of 20 cefotaxime-resistant S. pneumoniaeisolates [102], 4
were intermediate and 13 were resistant to meropenem, suggesting that
meropenem may not be a useful alternative agent for treatment of
pneumococcal isolates that are highly resistant to penicillin and
cephalosporins (D-II). However, meropenem may be useful in patients with
meningitis caused by gram-negative isolates that are resistant to standard
therapy [102â"104]. Meningitis caused by gram-negative bacilli that produce
extendedspectrum b-lactamases or those that may hyperproduce blactamases
(i.e., Enterobacter species, Citrobacter species, or Serratia marcescens)
may best be treated with a regimen that contains meropenem ".
[Non-text portions of this message have been removed]
Jangan sedih ya Mak, Insya Allah Alya ke depannya sehat2 selalu. Jempol
untukmu yang berjuang demi Alya :).
Dear Mba Hasinah,
Bukan Bunda mau ikutan kasih comment. Kasus Alya bikin saya baca2 soal
bacterial meningitis. Secara umum yg saya baca seperti dari drugs.com ini :
" Bacterial Meningitis (Pediatric Patients ⥠3 Months only)
Meropenem for injection (I.V.) is indicated as a single agent therapy for
the treatment of bacterial meningitis caused by Streptococcus
pneumoniaeâ¡, Haemophilus
influenzae (ÃŽ²-lactamase- and non-ÃŽ²-lactamase-
meningitidis.
â¡ The efficacy of Meropenem as monotherapy in the treatment of meningitis
caused by penicillin nonsusceptible isolates of Streptococcus pneumoniae has
not been established.
Meropenem for injection (I.V.) has been found to be effective in
eliminating concurrent bacteremia in association with bacterial
meningitis."
http://www.drugs.
Untuk kasus Alya ga tau kan ya bacterialnya apa, hasil kulturnya apa ada?
Kalau ada mungkin saya terlewat di threadnya.
Kemudian saya cari2 bahan2 lain soal bacterial meningitis : Practice
Guidelines for the Management
of Bacterial Meningitis . Ada Management algorithm for infants and children
with suspected bacterial meningitis ,dan juga ada tabel : Recommendations
for speciï¬c antimicrobial therapy in bacterial meningitis based on isolated
pathogen and susceptibility testing.
Kalau baca di situ spesifik disebutkan untuk Pseudomonas aeruginosa ,
standard therapy nya : Cefepimee
or ceftazidime , Alternative therapies : Aztreonam, ciproï¬oxacin,
meropeneme.
Silahkan download di sini :
http://www.idsociet
Khusus mengenai meropenem saya quote sbb :
"Meropenem, which has a broad range of in vitro activity and less seizure
proclivity than imipenem, has been studied in both children and adults with
bacterial meningitis [98â"100]. In these studies, meropenem has been shown
to have clinical and microbiologic outcomes similar to those of cefotaxime
or ceftriaxone and can be recommended as an alternative to these agents for
treatment of bacterial meningitis (A-I). Meropenem has also been used
successfully in isolated patients with pneumococcal meningitis caused by
highly penicillin- and cephalosporin-
in a recent study of 20 cefotaxime-resistan
were intermediate and 13 were resistant to meropenem, suggesting that
meropenem may not be a useful alternative agent for treatment of
pneumococcal isolates that are highly resistant to penicillin and
cephalosporins (D-II). However, meropenem may be useful in patients with
meningitis caused by gram-negative isolates that are resistant to standard
therapy [102â"104]. Meningitis caused by gram-negative bacilli that produce
extendedspectrum b-lactamases or those that may hyperproduce blactamases
(i.e., Enterobacter species, Citrobacter species, or Serratia marcescens)
may best be treated with a regimen that contains meropenem ".
[Non-text portions of this message have been removed]
Tue Apr 2, 2013 8:09 am (PDT) . Posted by:
"Purnamawati, SpAK"
Dear all
Maaf belum bisa baca pelan2 email Rika
Semoga besok2 kalau Alya sudah benar2 pulih, Rika sempat baca
guideline meningitis di RCH
Disitu tak ada pemberian manitol karena manitol hanya kalau edem
otaknya sifatnya vaskular
edem otak meningitis biasanya deksametason
Kalau baca2 merningitis
Alya juga arahnya gak cocok ya dengan meningitis bakteri
Hasinah
Coba kamu baca meningitis di RCH
Kok bisa dapat psudomonas ya? kan itu kuman RS
anakmu sempat dapat ventilator? sempat intubasi? sempat inhalasi?
lalu hasil LP nya apa ya?
pseudomonas itu hasil kultur darah atau kultur cairan otak?
Usia 18 hari kok cypro ya ABnya?
hiks tambah "bingung"
Monik
thx a lot
untuk guideline penyakit - saya prefer tidak merujuk ke drugs.com
karena bagaimanapun drugs.com spesifikasi nya lebih untuk obat2an
dan untuk anak saya suka clinical practice guideline nya RCH
singkat tapi jelas
Di berbagai RS, imipenem dan meropenem sudah banyak yg impoten
khususnya di bangsal perinatologi
karena sempat bbp tahun yl, bayi sakit, sepsis (di sepsis kan?)
langsung tembak AB ini
sempat banyak yg teriak2 karena di negara maju, AB gol penem tidak
pernah dipakai sbg lini pertama
dan ... cepet resisten nya
jelas juga penem bukan pilihan lini pertama buat meningitis
cmiiw ya
Maaf belum bisa baca pelan2 email Rika
Semoga besok2 kalau Alya sudah benar2 pulih, Rika sempat baca
guideline meningitis di RCH
Disitu tak ada pemberian manitol karena manitol hanya kalau edem
otaknya sifatnya vaskular
edem otak meningitis biasanya deksametason
Kalau baca2 merningitis
Alya juga arahnya gak cocok ya dengan meningitis bakteri
Hasinah
Coba kamu baca meningitis di RCH
Kok bisa dapat psudomonas ya? kan itu kuman RS
anakmu sempat dapat ventilator? sempat intubasi? sempat inhalasi?
lalu hasil LP nya apa ya?
pseudomonas itu hasil kultur darah atau kultur cairan otak?
Usia 18 hari kok cypro ya ABnya?
hiks tambah "bingung"
Monik
thx a lot
untuk guideline penyakit - saya prefer tidak merujuk ke drugs.com
karena bagaimanapun drugs.com spesifikasi nya lebih untuk obat2an
dan untuk anak saya suka clinical practice guideline nya RCH
singkat tapi jelas
Di berbagai RS, imipenem dan meropenem sudah banyak yg impoten
khususnya di bangsal perinatologi
karena sempat bbp tahun yl, bayi sakit, sepsis (di sepsis kan?)
langsung tembak AB ini
sempat banyak yg teriak2 karena di negara maju, AB gol penem tidak
pernah dipakai sbg lini pertama
dan ... cepet resisten nya
jelas juga penem bukan pilihan lini pertama buat meningitis
cmiiw ya
Tue Apr 2, 2013 8:40 am (PDT) . Posted by:
"F.B. Monika" f_monika_b
Dear Bunda,
Iya Bun , rch (Royal Children Hospital kan ya maksudnya) salah satu sumber
yang saya suka baca.
Untuk temen2 sps yang perlu linknya soal meningitis dari rch sbb :
http://www.rch.org.au/clinicalguide/guideline_index/Meningitis_Guideline/
[Non-text portions of this message have been removed]
Iya Bun , rch (Royal Children Hospital kan ya maksudnya) salah satu sumber
yang saya suka baca.
Untuk temen2 sps yang perlu linknya soal meningitis dari rch sbb :
http://www.rch.
[Non-text portions of this message have been removed]
Tue Apr 2, 2013 8:19 am (PDT) . Posted by:
"Purnamawati, SpAK"
Dear Dayu
hebat banget kamu
Luar Biasa
terbang ke jakarta khusus buat ikut Pesat
maaf ya kita belum berjodoh shg belum sempat jumpa
wati
Quoting Dayu <dayu.dwirani@yahoo.com >:
> Huaaaa..coba bisa ikut lagi..sesi 2 nya.. Eh..semua sesi nya deh.. :'(
>
> Selamat belajar ya SP's..
>
> -Dayu-
> @MamaTahta
>
>
hebat banget kamu
Luar Biasa
terbang ke jakarta khusus buat ikut Pesat
maaf ya kita belum berjodoh shg belum sempat jumpa
wati
Quoting Dayu <dayu.dwirani@
> Huaaaa..coba bisa ikut lagi..sesi 2 nya.. Eh..semua sesi nya deh.. :'(
>
> Selamat belajar ya SP's..
>
> -Dayu-
> @MamaTahta
>
>
Tue Apr 2, 2013 8:24 am (PDT) . Posted by:
"Tata Kinan" tata.rasyad
Ayo dong kak dayu, adain di pekanbaru. Ag dukuuuung...
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]
Tue Apr 2, 2013 8:24 am (PDT) . Posted by:
"Purnamawati, SpAK"
Dear Siti Sholihah
dalam dunia kedokteran, belum ditemukan obat yang bisa meningkatkan
nafsu makan
temulawak itupun belum pernah uji klinis kok bahwa benar bisa
meningkatkan nafsu makan
wajar kok kalau sakit dan pasca sakit, nafsu makan menurun
soal berat badan seret, kan faktornya banyak; jangan berpikir bahwa
temulawak bisa jadi solusi
wati
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
dalam dunia kedokteran, belum ditemukan obat yang bisa meningkatkan
nafsu makan
temulawak itupun belum pernah uji klinis kok bahwa benar bisa
meningkatkan nafsu makan
wajar kok kalau sakit dan pasca sakit, nafsu makan menurun
soal berat badan seret, kan faktornya banyak; jangan berpikir bahwa
temulawak bisa jadi solusi
wati
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
Tue Apr 2, 2013 8:38 am (PDT) . Posted by:
alifah_davida
Mendengkurnya pasti krn tonsil?
Kan banyak faktor mengapa kita mendengkur, bukan lantaran tonsil.
Iya tonsil nya jangan operasi lah
Bukan soal kekebalan tubuh sih (di usia itu kan dah jarang ispa)
Baca deh di cdc kapan tonsilectomy itu terindikasi
Kalau meradang mah, wajar lah
Kan tiap kali selesma - pasti sakit menelan
Gak butuh ab
Gak butuh operasi
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Kan banyak faktor mengapa kita mendengkur, bukan lantaran tonsil.
Iya tonsil nya jangan operasi lah
Bukan soal kekebalan tubuh sih (di usia itu kan dah jarang ispa)
Baca deh di cdc kapan tonsilectomy itu terindikasi
Kalau meradang mah, wajar lah
Kan tiap kali selesma - pasti sakit menelan
Gak butuh ab
Gak butuh operasi
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Tue Apr 2, 2013 8:44 am (PDT) . Posted by:
alifah_davida
Hasil lab nya gimana ya?
Sol
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Sol
Powered by Telkomsel BlackBerry®
GROUP FOOTER MESSAGE
Milis SEHAT mengucapkan terimakasih kepada:
- Asuransi AIA atas partisipasinya sebagai sponsor PESAT Bali 2011
- PT LG Electronics Indonesia atas partisipasinya sebagai Sponsor Tunggal FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.
Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : HBTLaw, PT.Intiland, dan PT. Permata Bank Tbk. yang telah dan konsisten mensponsori program kami, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."
"Milis SEHAT didukung oleh : CBN Net Internet Access &Website.
=================================================================
Milis Sehat thanks to:
- AIA Insurance as sponsor for PESAT Bali 2011
- PT LG Electronics Indonesia as exclusive partner of FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.
Our biggest gratitude to: HBTLaw, PT. Intiland, and PT. Permata Bank Tbk. who have consistently sponsored our program, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."
"SEHAT mailing list is supported by CBN Net for Internet Access &Website.
Kunjungi kami di (Visit us at):
Official Web : http://milissehat.web.id/
FB : http://www.facebook.com/pages/Milissehat/131922690207238
Twitter : @milissehat <http://twitter.com/milissehat/>
==================================================================
Donasi (donation):
Rekening Yayasan Orang Tua Peduli
Bank Mandiri
Cabang Kemang Raya Jakarta
Account Number: 126.000.4634514
==================================================================
- Asuransi AIA atas partisipasinya sebagai sponsor PESAT Bali 2011
- PT LG Electronics Indonesia atas partisipasinya sebagai Sponsor Tunggal FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.
Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : HBTLaw, PT.Intiland, dan PT. Permata Bank Tbk. yang telah dan konsisten mensponsori program kami, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."
"Milis SEHAT didukung oleh : CBN Net Internet Access &Website.
=================================================================
Milis Sehat thanks to:
- AIA Insurance as sponsor for PESAT Bali 2011
- PT LG Electronics Indonesia as exclusive partner of FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.
Our biggest gratitude to: HBTLaw, PT. Intiland, and PT. Permata Bank Tbk. who have consistently sponsored our program, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."
"SEHAT mailing list is supported by CBN Net for Internet Access &Website.
Kunjungi kami di (Visit us at):
Official Web : http://milissehat.web.id/
FB : http://www.facebook.com/pages/Milissehat/131922690207238
Twitter : @milissehat <http://twitter.com/milissehat/>
==================================================================
Donasi (donation):
Rekening Yayasan Orang Tua Peduli
Bank Mandiri
Cabang Kemang Raya Jakarta
Account Number: 126.000.4634514
==================================================================