15 New Messages
Digest #19653
Messages
Dear Mb Cella..
Iya,si Kakak ini, ga sering banget sih munculnya,hanya saja mmg kdg2 muncul di bag tertentu saja.., ga sampe menonjol, kdg jd smcm bersisik kering gitu..
Mksh Mb Cella, saya akan observasi kemungkinan2nya..
Salam,
Yuli..
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Iya,si Kakak ini, ga sering banget sih munculnya,hanya saja mmg kdg2 muncul di bag tertentu saja.., ga sampe menonjol, kdg jd smcm bersisik kering gitu..
Mksh Mb Cella, saya akan observasi kemungkinan2nya.
Salam,
Yuli..
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Tue Apr 9, 2013 8:32 am (PDT) . Posted by:
"Arief | Masbow"
Sukses ya Mba Nadya program kembali ke ASI nya.
Regards
Masbow
Sent from my BlackBerry®
Regards
Masbow
Sent from my BlackBerry®
Tue Apr 9, 2013 9:26 am (PDT) . Posted by:
"nadya lonianto" nadyalonianto
Thanks masbow :D :D
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Tue Apr 9, 2013 9:31 am (PDT) . Posted by:
"Purnamawati, SpAK"
Dear Nadya
tanpa mengurangi rasa hormat, serem banget sih obatnya
batuk kan gak bahaya
batuk kan gak perlu obat
alergi kan gak ada obatnya
bukannya baru kemarin ya kita bicara soal batuk dan radang tenggorokan
Dear SP
hari ini mayoritas email - terkait batuk
seolah gak sreg kalau dibilang batuk gak butuh obat
seolah gak "seru" kalau batuk nya dilabel BUKAN lantaran infeksi bakteri
kadang, di tempat praktek, saya kepingin melenguh hehehe
ada saja parents yang berharap cemas, keluar dari mulut saya, suatu statement
seolah kondisi anaknya sesuatu yang agak dramatis, agak misterius,
agak serius,dst dst
bukan suatu kondisi yang "ooh batuk, bagus nak, batukkin ya"
eyang, ayah ibu, seolah "kecewa"
lhooo... mestinya kan seneng ya kalau anaknya sehat baik2 saja dan
bisa batuk (anak CP gak bisa batuk)
maaf curlong
wati
Quoting nadya lonianto <nadyalonianto@yahoo.com >:
tanpa mengurangi rasa hormat, serem banget sih obatnya
batuk kan gak bahaya
batuk kan gak perlu obat
alergi kan gak ada obatnya
bukannya baru kemarin ya kita bicara soal batuk dan radang tenggorokan
Dear SP
hari ini mayoritas email - terkait batuk
seolah gak sreg kalau dibilang batuk gak butuh obat
seolah gak "seru" kalau batuk nya dilabel BUKAN lantaran infeksi bakteri
kadang, di tempat praktek, saya kepingin melenguh hehehe
ada saja parents yang berharap cemas, keluar dari mulut saya, suatu statement
seolah kondisi anaknya sesuatu yang agak dramatis, agak misterius,
agak serius,dst dst
bukan suatu kondisi yang "ooh batuk, bagus nak, batukkin ya"
eyang, ayah ibu, seolah "kecewa"
lhooo... mestinya kan seneng ya kalau anaknya sehat baik2 saja dan
bisa batuk (anak CP gak bisa batuk)
maaf curlong
wati
Quoting nadya lonianto <nadyalonianto@
Tue Apr 9, 2013 8:42 am (PDT) . Posted by:
"Purnamawati, SpAK"
Dear Niken
thx a lot buat sharing dan kepeduliannya (hi nikeeen apa kabaaar?)
thx a lot buat semua yang sudah sharing dan menanggapi
boleh ya nimbrung sedikit saja:
tolong dong kalau ada link ilmiah yang recent dan evidence nya kuat
(level IA atau IB) ... bahwa lahir secara vakum menyebabkan bayi tidak
boleh diangkat
menurut saya - tidak ada
saya dan beberapa teman yang saya kenal, biasa2 saja tuh bayi vakum
tetap IMD
tetap menyusu
tetap rooming in
yang penting, tanda vital nya baik (jantung, paru, otak, ginjal)
kalau bekas vakumnya meninggalkan benjolan besar di kepala (hematoma)
maka memang ada risiko bilirubinnya lebih tinggi dari bayi non vakum
yang tak berisiko kuning
prihatin juga baca emailnya Niken
wati
thx a lot buat sharing dan kepeduliannya (hi nikeeen apa kabaaar?)
thx a lot buat semua yang sudah sharing dan menanggapi
boleh ya nimbrung sedikit saja:
tolong dong kalau ada link ilmiah yang recent dan evidence nya kuat
(level IA atau IB) ... bahwa lahir secara vakum menyebabkan bayi tidak
boleh diangkat
menurut saya - tidak ada
saya dan beberapa teman yang saya kenal, biasa2 saja tuh bayi vakum
tetap IMD
tetap menyusu
tetap rooming in
yang penting, tanda vital nya baik (jantung, paru, otak, ginjal)
kalau bekas vakumnya meninggalkan benjolan besar di kepala (hematoma)
maka memang ada risiko bilirubinnya lebih tinggi dari bayi non vakum
yang tak berisiko kuning
prihatin juga baca emailnya Niken
wati
Jeung Cyn, kalau saya dari sisi gak serius cara pendekatan untuk topik satu ini, saya banyak belajar ternyata dari novel dagelan...cado2 nya dr Riva, he2.
Walaupun rada lebai kayaknya (*mungkin dicampur sedikit fiksi), tapi si dokter penulis bisa membawa pembaca ke kondisi yang manusiawi, dari praktek sehari2 koass atau dokter muda.
Saya juga belajar banyak dari pengalaman dokter2 muda milis ini (dr Windhi pernah share, dr Firman juga, bahkan dr Endah), pergumulannya hebat deh, coba cari2 di file.
Lalu dr Vanessa, pas masih koass juga memperkaya wawasan saya, karena ceritnya begitu membuka mata dan mendewasakan pandangan tentang hitam putih praktek RUM dan EBP.
Intinya, penyelewengan sudah demikian mengkhawatirkannya, sampai kita mesti ikut ambil bagian dalam mengembalikannya ke alur yang benar.
Q:
klo gejalanya umum (misal : cm batuk pilek atau demam) gitu kn kita jg gak bisa nentuin sakitnya apa, klo periksa kultur jg kdg kelamaan, jd ya emang harus pilih mau kasi antibiotik dulu atau periksa kultur dulu baru kasi antibiotik.
A:
He2, klasik kan, kayak otomatis udah mikir gitu. Eh, jangankan mahasiswa kedokteran, pasien aja kalau gak praktek di atas dijalankan dokternya, bila belum dapat pencerahan seperti di milis ini, apa gak bengong tuh ? Malah mungkin bingung kalau pakai kultur segala
Trus gimana dong ?
Ya udah, tugas jeung Cyntia juga mengembalikan dia ke jalur yang benar, he2. Mau kan ? Siapa tau nanti dia jadi dokter cucunya jeung Cyntia, he2.
Kayak kata Ria, kenalin ke JPC. Habis itu, mau gak mau ya pasrah aja sama keputusan dia. Istilahnya dr Rini, dia sendiri yang buat pilihan. Contoh gampangnya yaa...dokter2 di milis ini lah, sedikit, tapi ada kok yang milih jalan di "lonely path" bareng dr Wati.
Tuhan baik kok
Ada aja yang dipanggil buat menyelamatkan manusia ciptaannya dari bencana fatal dan mematikan, seperti resistensi antibiotik contohnya. Dan hebatnya, ada aja tuh yang mau dipanggil, he2. Walau sedikit tapi ada lah.
So, be happy, no need to worry, jalani aja, ajak aja, jangan2 malah dia excited pas diajak ikut ke JPC, he2...coba deh, namanya juga usaha. Kalau ditolak, kibas aja kayak debu di sepatu....alias...jangan dipikirin.
Have a nice sleep.
Have a nice dream.
Rgds,
Marcella
*mpok bawel
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Walaupun rada lebai kayaknya (*mungkin dicampur sedikit fiksi), tapi si dokter penulis bisa membawa pembaca ke kondisi yang manusiawi, dari praktek sehari2 koass atau dokter muda.
Saya juga belajar banyak dari pengalaman dokter2 muda milis ini (dr Windhi pernah share, dr Firman juga, bahkan dr Endah), pergumulannya hebat deh, coba cari2 di file.
Lalu dr Vanessa, pas masih koass juga memperkaya wawasan saya, karena ceritnya begitu membuka mata dan mendewasakan pandangan tentang hitam putih praktek RUM dan EBP.
Intinya, penyelewengan sudah demikian mengkhawatirkannya, sampai kita mesti ikut ambil bagian dalam mengembalikannya ke alur yang benar.
Q:
klo gejalanya umum (misal : cm batuk pilek atau demam) gitu kn kita jg gak bisa nentuin sakitnya apa, klo periksa kultur jg kdg kelamaan, jd ya emang harus pilih mau kasi antibiotik dulu atau periksa kultur dulu baru kasi antibiotik.
A:
He2, klasik kan, kayak otomatis udah mikir gitu. Eh, jangankan mahasiswa kedokteran, pasien aja kalau gak praktek di atas dijalankan dokternya, bila belum dapat pencerahan seperti di milis ini, apa gak bengong tuh ? Malah mungkin bingung kalau pakai kultur segala
Trus gimana dong ?
Ya udah, tugas jeung Cyntia juga mengembalikan dia ke jalur yang benar, he2. Mau kan ? Siapa tau nanti dia jadi dokter cucunya jeung Cyntia, he2.
Kayak kata Ria, kenalin ke JPC. Habis itu, mau gak mau ya pasrah aja sama keputusan dia. Istilahnya dr Rini, dia sendiri yang buat pilihan. Contoh gampangnya yaa...dokter2 di milis ini lah, sedikit, tapi ada kok yang milih jalan di "lonely path" bareng dr Wati.
Tuhan baik kok
Ada aja yang dipanggil buat menyelamatkan manusia ciptaannya dari bencana fatal dan mematikan, seperti resistensi antibiotik contohnya. Dan hebatnya, ada aja tuh yang mau dipanggil, he2. Walau sedikit tapi ada lah.
So, be happy, no need to worry, jalani aja, ajak aja, jangan2 malah dia excited pas diajak ikut ke JPC, he2...coba deh, namanya juga usaha. Kalau ditolak, kibas aja kayak debu di sepatu....alias.
Have a nice sleep.
Have a nice dream.
Rgds,
Marcella
*mpok bawel
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Jeung Cyn, kalau saya dari sisi gak serius cara pendekatan untuk topik satu ini, saya banyak belajar ternyata dari novel dagelan...cado2 nya dr Riva, he2.
Walaupun rada lebai kayaknya (*mungkin dicampur sedikit fiksi), tapi si dokter penulis bisa membawa pembaca ke kondisi yang manusiawi, dari praktek sehari2 koass atau dokter muda.
Saya juga belajar banyak dari pengalaman dokter2 muda milis ini (dr Windhi pernah share, dr Firman juga, bahkan dr Endah), pergumulannya hebat deh, coba cari2 di file.
Lalu dr Vanessa, pas masih koass juga memperkaya wawasan saya, karena ceritnya begitu membuka mata dan mendewasakan pandangan tentang hitam putih praktek RUM dan EBP.
Intinya, penyelewengan sudah demikian mengkhawatirkannya, sampai kita mesti ikut ambil bagian dalam mengembalikannya ke alur yang benar.
Q:
klo gejalanya umum (misal : cm batuk pilek atau demam) gitu kn kita jg gak bisa nentuin sakitnya apa, klo periksa kultur jg kdg kelamaan, jd ya emang harus pilih mau kasi antibiotik dulu atau periksa kultur dulu baru kasi antibiotik.
A:
He2, klasik kan, kayak otomatis udah mikir gitu. Eh, jangankan mahasiswa kedokteran, pasien aja kalau gak praktek di atas dijalankan dokternya, bila belum dapat pencerahan seperti di milis ini, apa gak bengong tuh ? Malah mungkin bingung kalau pakai kultur segala
Trus gimana dong ?
Ya udah, tugas jeung Cyntia juga mengembalikan dia ke jalur yang benar, he2. Mau kan ? Siapa tau nanti dia jadi dokter cucunya jeung Cyntia, he2.
Kayak kata Ria, kenalin ke JPC. Habis itu, mau gak mau ya pasrah aja sama keputusan dia. Istilahnya dr Rini, dia sendiri yang buat pilihan. Contoh gampangnya yaa...dokter2 di milis ini lah, sedikit, tapi ada kok yang milih jalan di "lonely path" bareng dr Wati.
Tuhan baik kok
Ada aja yang dipanggil buat menyelamatkan manusia ciptaannya dari bencana fatal dan mematikan, seperti resistensi antibiotik contohnya. Dan hebatnya, ada aja tuh yang mau dipanggil, he2. Walau sedikit tapi ada lah.
So, be happy, no need to worry, jalani aja, ajak aja, jangan2 malah dia excited pas diajak ikut ke JPC, he2...coba deh, namanya juga usaha. Kalau ditolak, kibas aja kayak debu di sepatu....alias...jangan dipikirin.
Have a nice sleep.
Have a nice dream.
Rgds,
Marcella
*mpok bawel
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Walaupun rada lebai kayaknya (*mungkin dicampur sedikit fiksi), tapi si dokter penulis bisa membawa pembaca ke kondisi yang manusiawi, dari praktek sehari2 koass atau dokter muda.
Saya juga belajar banyak dari pengalaman dokter2 muda milis ini (dr Windhi pernah share, dr Firman juga, bahkan dr Endah), pergumulannya hebat deh, coba cari2 di file.
Lalu dr Vanessa, pas masih koass juga memperkaya wawasan saya, karena ceritnya begitu membuka mata dan mendewasakan pandangan tentang hitam putih praktek RUM dan EBP.
Intinya, penyelewengan sudah demikian mengkhawatirkannya, sampai kita mesti ikut ambil bagian dalam mengembalikannya ke alur yang benar.
Q:
klo gejalanya umum (misal : cm batuk pilek atau demam) gitu kn kita jg gak bisa nentuin sakitnya apa, klo periksa kultur jg kdg kelamaan, jd ya emang harus pilih mau kasi antibiotik dulu atau periksa kultur dulu baru kasi antibiotik.
A:
He2, klasik kan, kayak otomatis udah mikir gitu. Eh, jangankan mahasiswa kedokteran, pasien aja kalau gak praktek di atas dijalankan dokternya, bila belum dapat pencerahan seperti di milis ini, apa gak bengong tuh ? Malah mungkin bingung kalau pakai kultur segala
Trus gimana dong ?
Ya udah, tugas jeung Cyntia juga mengembalikan dia ke jalur yang benar, he2. Mau kan ? Siapa tau nanti dia jadi dokter cucunya jeung Cyntia, he2.
Kayak kata Ria, kenalin ke JPC. Habis itu, mau gak mau ya pasrah aja sama keputusan dia. Istilahnya dr Rini, dia sendiri yang buat pilihan. Contoh gampangnya yaa...dokter2 di milis ini lah, sedikit, tapi ada kok yang milih jalan di "lonely path" bareng dr Wati.
Tuhan baik kok
Ada aja yang dipanggil buat menyelamatkan manusia ciptaannya dari bencana fatal dan mematikan, seperti resistensi antibiotik contohnya. Dan hebatnya, ada aja tuh yang mau dipanggil, he2. Walau sedikit tapi ada lah.
So, be happy, no need to worry, jalani aja, ajak aja, jangan2 malah dia excited pas diajak ikut ke JPC, he2...coba deh, namanya juga usaha. Kalau ditolak, kibas aja kayak debu di sepatu....alias.
Have a nice sleep.
Have a nice dream.
Rgds,
Marcella
*mpok bawel
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
He2...semoga bukan pencitraan
Kan semua orang berhak berubah ke arah kebaikan, positif aja sih saya bacanya.
Semoga praktek sehari2nya juga demikian
Btw, anak jalan jinjit, tidur nungging atau duduk di tepi kursi masih dimasukkan kategori alergi gak ya...he2.
Tulisan tentang diagnosa alergi yang rasional semoga juga akan ditulisnya.
Pingin baca.
Rgds,
Marcella
*mpok bawel
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Kan semua orang berhak berubah ke arah kebaikan, positif aja sih saya bacanya.
Semoga praktek sehari2nya juga demikian
Btw, anak jalan jinjit, tidur nungging atau duduk di tepi kursi masih dimasukkan kategori alergi gak ya...he2.
Tulisan tentang diagnosa alergi yang rasional semoga juga akan ditulisnya.
Pingin baca.
Rgds,
Marcella
*mpok bawel
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Tue Apr 9, 2013 9:10 am (PDT) . Posted by:
"Imel" maxine_id
Mbak cella,
Tepi kursi? *koq kaya anak saya*,
Injek2 brg *ga keberasa*, kaki tangan ga bs diem, bawel bgt, ga ada capenya, itu tanda2 alergi?
Salam hangat
Tepi kursi? *koq kaya anak saya*,
Injek2 brg *ga keberasa*, kaki tangan ga bs diem, bawel bgt, ga ada capenya, itu tanda2 alergi?
Salam hangat
Tue Apr 9, 2013 9:24 am (PDT) . Posted by:
"Purnamawati, SpAK"
Dear Imel
itu kan sarkasme nya terkait penulisnya
masak anakmu kayak gitu kok alergi
wati
Quoting Imel <maxine_id@yahoo.com >:
> Mbak cella,
>
> Tepi kursi? *koq kaya anak saya*,
> Injek2 brg *ga keberasa*, kaki tangan ga bs diem, bawel bgt, ga ada
> capenya, itu tanda2 alergi?
>
>
> Salam hangat
>
>
itu kan sarkasme nya terkait penulisnya
masak anakmu kayak gitu kok alergi
wati
Quoting Imel <maxine_id@yahoo.
> Mbak cella,
>
> Tepi kursi? *koq kaya anak saya*,
> Injek2 brg *ga keberasa*, kaki tangan ga bs diem, bawel bgt, ga ada
> capenya, itu tanda2 alergi?
>
>
> Salam hangat
>
>
Tue Apr 9, 2013 9:28 am (PDT) . Posted by:
"Imel" maxine_id
Dear Dr wati,
Abis ada yg blg kaya gt, sy pikir beneran :)) kebetulan anak sy emg alergi dok, tp krn udh 7thn udh sedikit2 hilang, tp cirinya msh ada.
Salam hangat
Abis ada yg blg kaya gt, sy pikir beneran :)) kebetulan anak sy emg alergi dok, tp krn udh 7thn udh sedikit2 hilang, tp cirinya msh ada.
Salam hangat
Tue Apr 9, 2013 9:34 am (PDT) . Posted by:
"Purnamawati, SpAK"
Imel
1. please jangan membesarkan anak bermodalkan: "katanya"
apalagi terkait kesehatan
nah - alergi ini di jakarta jadi bisnis
ada apa sedikit aja - dibilang alergi
dan ibu senang hehehe
2. ada yg ekstrim
nungging alergi
gumoh alergi
serak alergi
bintik2 alergi
kentut alergi
ngulet alergi
bersin alergi
dst dst
jadi .. sebagai parents - kalian harus cerdas dan bijak
kalau tidak ... anak kalian mengusung berbagai label
wati
1. please jangan membesarkan anak bermodalkan: "katanya"
apalagi terkait kesehatan
nah - alergi ini di jakarta jadi bisnis
ada apa sedikit aja - dibilang alergi
dan ibu senang hehehe
2. ada yg ekstrim
nungging alergi
gumoh alergi
serak alergi
bintik2 alergi
kentut alergi
ngulet alergi
bersin alergi
dst dst
jadi .. sebagai parents - kalian harus cerdas dan bijak
kalau tidak ... anak kalian mengusung berbagai label
wati
Tue Apr 9, 2013 9:20 am (PDT) . Posted by:
"Purnamawati, SpAK"
Dear Diyana
thx for sharing - tetapi boleh ya nimbrung sedikit
1. bedak:
memang bayi gak dianjurkan dipakaikan bedak
baik laki2 maupun perempuan
baik di tubuh maupun di genitalianya
2. putih2:
tidak ada hubungannya dengan bedak
itu kan produksi kelenjar setempat
wati
maaf gak potek
maaf juga kalau tak berkenan
Quoting Diyana <diyandian@gmail.com >:
> Boleh aja,waktu itu saya nanya juga kok kemilis karena panik stiap
> pipis kenapa si anak mengejan dan menangis. Tanda2nya selain 2 itu
> ada semacam butiran putih kluar ketika habis pipis,tidak begitu
> terlihat sih kalo ga diperhatikan banget soalnya keciiil. Pas
> disunat ternyata butiran2 putih itulah yg menyumbat kata dokternya
> sih,kalo bayi laki2 jgn suka dibedakin pas bagian itunya. Kayaknya
> itu aja deh,kalo ada yg mau ditanya silahkan.
>
> Regards,
> Diyana
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL,Lemoot Teruuusss...!
>
> ------------------------------------
>
> Milis SEHAT mengucapkan terimakasih kepada:
> - Asuransi AIA atas partisipasinya sebagai sponsor PESAT Bali 2011
> - PT LG Electronics Indonesia atas partisipasinya sebagai Sponsor
> Tunggal FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.
>
> Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : HBTLaw,
> PT.Intiland, dan PT. Permata Bank Tbk. yang telah dan konsisten
> mensponsori program kami, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak
> Untuk Orang Tua)."
>
> "Milis SEHAT didukung oleh : CBN Net Internet Access &Website.
> =================================================================
> Milis Sehat thanks to:
> - AIA Insurance as sponsor for PESAT Bali 2011
> - PT LG Electronics Indonesia as exclusive partner of FAMILY FUN DAY
> MILIS SEHAT 2011.
>
> Our biggest gratitude to: HBTLaw, PT. Intiland, and PT. Permata Bank
> Tbk. who have consistently sponsored our program, PESAT (Program
> Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."
> "SEHAT mailing list is supported by CBN Net for Internet Access &Website.
>
> Kunjungi kami di (Visit us at):
> Official Web : http://milissehat.web.id/
> FB : http://www.facebook.com/pages/Milissehat/131922690207238
> Twitter : @milissehat <http://twitter.com/milissehat/ >
> ==================================================================
> Donasi (donation):
> Rekening Yayasan Orang Tua Peduli
> Bank Mandiri
> Cabang Kemang Raya Jakarta
> Account Number: 126.000.4634514
> ==================================================================Yahoo!
> Groups Links
>
>
>
>
thx for sharing - tetapi boleh ya nimbrung sedikit
1. bedak:
memang bayi gak dianjurkan dipakaikan bedak
baik laki2 maupun perempuan
baik di tubuh maupun di genitalianya
2. putih2:
tidak ada hubungannya dengan bedak
itu kan produksi kelenjar setempat
wati
maaf gak potek
maaf juga kalau tak berkenan
Quoting Diyana <diyandian@gmail.
> Boleh aja,waktu itu saya nanya juga kok kemilis karena panik stiap
> pipis kenapa si anak mengejan dan menangis. Tanda2nya selain 2 itu
> ada semacam butiran putih kluar ketika habis pipis,tidak begitu
> terlihat sih kalo ga diperhatikan banget soalnya keciiil. Pas
> disunat ternyata butiran2 putih itulah yg menyumbat kata dokternya
> sih,kalo bayi laki2 jgn suka dibedakin pas bagian itunya. Kayaknya
> itu aja deh,kalo ada yg mau ditanya silahkan.
>
> Regards,
> Diyana
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL,Lemoot Teruuusss...
>
> ------------
>
> Milis SEHAT mengucapkan terimakasih kepada:
> - Asuransi AIA atas partisipasinya sebagai sponsor PESAT Bali 2011
> - PT LG Electronics Indonesia atas partisipasinya sebagai Sponsor
> Tunggal FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.
>
> Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : HBTLaw,
> PT.Intiland, dan PT. Permata Bank Tbk. yang telah dan konsisten
> mensponsori program kami, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak
> Untuk Orang Tua)."
>
> "Milis SEHAT didukung oleh : CBN Net Internet Access &Website.
> ============
> Milis Sehat thanks to:
> - AIA Insurance as sponsor for PESAT Bali 2011
> - PT LG Electronics Indonesia as exclusive partner of FAMILY FUN DAY
> MILIS SEHAT 2011.
>
> Our biggest gratitude to: HBTLaw, PT. Intiland, and PT. Permata Bank
> Tbk. who have consistently sponsored our program, PESAT (Program
> Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."
> "SEHAT mailing list is supported by CBN Net for Internet Access &Website.
>
> Kunjungi kami di (Visit us at):
> Official Web : http://milissehat.
> FB : http://www.facebook
> Twitter : @milissehat <http://twitter.
> ============
> Donasi (donation):
> Rekening Yayasan Orang Tua Peduli
> Bank Mandiri
> Cabang Kemang Raya Jakarta
> Account Number: 126.000.4634514
> ============
> Groups Links
>
>
>
>
Tue Apr 9, 2013 9:34 am (PDT) . Posted by:
"Imel" maxine_id
Dok, "1. bedak:
memang bayi gak dianjurkan dipakaikan bedak
baik laki2 maupun perempuan
baik di tubuh maupun di genitalianya"
Kalau anak sy ni dok, kan gemuk, lehernya sampe suka merah gt *kaya keringetan buntet*, kdg sy pengen ksh bedak deh dok, pake apa ya pengganti bedak?
Salam hangat
memang bayi gak dianjurkan dipakaikan bedak
baik laki2 maupun perempuan
baik di tubuh maupun di genitalianya"
Kalau anak sy ni dok, kan gemuk, lehernya sampe suka merah gt *kaya keringetan buntet*, kdg sy pengen ksh bedak deh dok, pake apa ya pengganti bedak?
Salam hangat
Tue Apr 9, 2013 9:22 am (PDT) . Posted by:
"Purnamawati, SpAK"
Dear all
setuju banget sama dr Dimas
dari tadi bingung baca bbp email yg bilang : "sudah banyak yang resisten ya"
dipelototin emailnya, kok saya tdk menemukan mana AB yang sdh impoten
- mana yang masih mumpuni
tahunya dari mana ya kalian?
maaf kalau tak berkenan
wati
>
setuju banget sama dr Dimas
dari tadi bingung baca bbp email yg bilang : "sudah banyak yang resisten ya"
dipelototin emailnya, kok saya tdk menemukan mana AB yang sdh impoten
- mana yang masih mumpuni
tahunya dari mana ya kalian?
maaf kalau tak berkenan
wati
>
GROUP FOOTER MESSAGE
Milis SEHAT mengucapkan terimakasih kepada:
- Asuransi AIA atas partisipasinya sebagai sponsor PESAT Bali 2011
- PT LG Electronics Indonesia atas partisipasinya sebagai Sponsor Tunggal FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.
Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : HBTLaw, PT.Intiland, dan PT. Permata Bank Tbk. yang telah dan konsisten mensponsori program kami, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."
"Milis SEHAT didukung oleh : CBN Net Internet Access &Website.
=================================================================
Milis Sehat thanks to:
- AIA Insurance as sponsor for PESAT Bali 2011
- PT LG Electronics Indonesia as exclusive partner of FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.
Our biggest gratitude to: HBTLaw, PT. Intiland, and PT. Permata Bank Tbk. who have consistently sponsored our program, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."
"SEHAT mailing list is supported by CBN Net for Internet Access &Website.
Kunjungi kami di (Visit us at):
Official Web : http://milissehat.web.id/
FB : http://www.facebook.com/pages/Milissehat/131922690207238
Twitter : @milissehat <http://twitter.com/milissehat/>
==================================================================
Donasi (donation):
Rekening Yayasan Orang Tua Peduli
Bank Mandiri
Cabang Kemang Raya Jakarta
Account Number: 126.000.4634514
==================================================================
- Asuransi AIA atas partisipasinya sebagai sponsor PESAT Bali 2011
- PT LG Electronics Indonesia atas partisipasinya sebagai Sponsor Tunggal FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.
Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : HBTLaw, PT.Intiland, dan PT. Permata Bank Tbk. yang telah dan konsisten mensponsori program kami, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."
"Milis SEHAT didukung oleh : CBN Net Internet Access &Website.
=================================================================
Milis Sehat thanks to:
- AIA Insurance as sponsor for PESAT Bali 2011
- PT LG Electronics Indonesia as exclusive partner of FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.
Our biggest gratitude to: HBTLaw, PT. Intiland, and PT. Permata Bank Tbk. who have consistently sponsored our program, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."
"SEHAT mailing list is supported by CBN Net for Internet Access &Website.
Kunjungi kami di (Visit us at):
Official Web : http://milissehat.web.id/
FB : http://www.facebook.com/pages/Milissehat/131922690207238
Twitter : @milissehat <http://twitter.com/milissehat/>
==================================================================
Donasi (donation):
Rekening Yayasan Orang Tua Peduli
Bank Mandiri
Cabang Kemang Raya Jakarta
Account Number: 126.000.4634514
==================================================================