Postingan Kesehatan, Tips Kesehatan, solusi sehat, cara mengobati penyakit

[sehat] Digest Number 19630

15 New Messages

Digest #19630
3a
Re: Suplemen zat besi generik by "eMi" marliyans_95
4a
Re: Emergency Info CT Scan by "Laksmi Purwitosari" laksmipurwitosari
4b
Re: Emergency Info CT Scan by "Laksmi Purwitosari" laksmipurwitosari
5a
baby suka men-juling :D by "nadya lonianto" nadyalonianto

Messages

Sat Apr 6, 2013 3:20 am (PDT) . Posted by:

"andhinimiranda" andhinimiranda

Selamat sore,

Anak saya, Arsa 4m26d, mempunyai bisul di kepalanya.

Awalnya seperti ada bentol di kepala akibat gigitan serangga. Tapi semakin lama semakin besar, kalau dipegang keras, dan berwarna merah.
Saya googling mengenai bisul. Menemukan banyak artikel mengenai furunkel. Melihat tanda & gejalanya, cocok dengan yang dialami anak saya.

Mengikuti yang saya baca di artikel2 tersebut, pada bagian bisul saya kompres dengan air hangat 3x sehari, selama kurang lebih 5 menit.

Kemarin timbul putih2 di bisulnya, kalau menurut yang saya baca berarti bisul sudah matang.Dari yang saya baca, disebutkan penggunaan salep akan membantu menangani bisul. Ada yang menyebutkan salep seperti bactobarn dan gentacimin. Saya googling, bactobarn dan gentacimin adalah salep antibiotik. Saya cek dengan apotik terdekat dari rumah saya, bactobarn dan gentacimin dapat dibeli dengan bebas. Saya lihat, gentacimin adalah salep versi generik. Namun karena salep antibiotik, saya ragu untuk memberikannya kepada anak saya. Di kemasannya pun tertulis "harus dengan resep dokter".

Karena ragu, perawatan bisul anak saya hanya saya teruskan dengan kompres air hangat.

Tadi pagi pada saat bangun, di bantal anak saya ada noda yang ditimbulkan dari bisulnya. Pas saya lihar, bisulnya masih besar, merah, dan keras. Pada bagian puncaknya sedikit meletus. Saya langsung bersihkan dan kompres dengan air hangat lagi.

Penggunaan salep antibiotik ini apakah diperlukan?

Kemudian untuk penanganan bisul selanjutnya, saya harus bagaimana, apakah tindakan insisi untuk mengambil nanahnya diperlukan, atau ditunggu saya sampai pecah sendiri?

Need advice :):)

Best,
Andhini

Sat Apr 6, 2013 3:53 am (PDT) . Posted by:

"alifah davida" alifah_davida

Hi Mbak Andhini,
Tepat tidaknya suatu obat tergantung diganosanya.
Jadi perlu ditentukan benar karena infeksi bakteri atau bukan? sudah
browsing abscess mbak?
http://kidshealth.org/teen/infections/fungal/abscess.html
http://www.webmd.com/a-to-z-guides/abcess

regards,

-alifah-

2013/4/6 andhinimiranda <andhinimiranda@yahoo.com>

> **
>
>
> Selamat sore,
>
> Anak saya, Arsa 4m26d, mempunyai bisul di kepalanya.
>
> Awalnya seperti ada bentol di kepala akibat gigitan serangga. Tapi semakin
> lama semakin besar, kalau dipegang keras, dan berwarna merah.
> Saya googling mengenai bisul. Menemukan banyak artikel mengenai furunkel.
> Melihat tanda & gejalanya, cocok dengan yang dialami anak saya.
>
> Mengikuti yang saya baca di artikel2 tersebut, pada bagian bisul saya
> kompres dengan air hangat 3x sehari, selama kurang lebih 5 menit.
>
> Kemarin timbul putih2 di bisulnya, kalau menurut yang saya baca berarti
> bisul sudah matang.Dari yang saya baca, disebutkan penggunaan salep akan
> membantu menangani bisul. Ada yang menyebutkan salep seperti bactobarn dan
> gentacimin. Saya googling, bactobarn dan gentacimin adalah salep
> antibiotik. Saya cek dengan apotik terdekat dari rumah saya, bactobarn dan
> gentacimin dapat dibeli dengan bebas. Saya lihat, gentacimin adalah salep
> versi generik. Namun karena salep antibiotik, saya ragu untuk memberikannya
> kepada anak saya. Di kemasannya pun tertulis "harus dengan resep dokter".
>
> Karena ragu, perawatan bisul anak saya hanya saya teruskan dengan kompres
> air hangat.
>
> Tadi pagi pada saat bangun, di bantal anak saya ada noda yang ditimbulkan
> dari bisulnya. Pas saya lihar, bisulnya masih besar, merah, dan keras. Pada
> bagian puncaknya sedikit meletus. Saya langsung bersihkan dan kompres
> dengan air hangat lagi.
>
> Penggunaan salep antibiotik ini apakah diperlukan?
>
> Kemudian untuk penanganan bisul selanjutnya, saya harus bagaimana, apakah
> tindakan insisi untuk mengambil nanahnya diperlukan, atau ditunggu saya
> sampai pecah sendiri?
>
> Need advice :):)
>
> Best,
> Andhini
>
>
>

--
Regards,

--Alifah--
'challenge yourself, being smart never hurt'

[Non-text portions of this message have been removed]

Sat Apr 6, 2013 3:54 am (PDT) . Posted by:

"alifah davida" alifah_davida

maaf lupa potek,
gmail baru ini nggak kelihatan ekornya.
maaf ya.

regards,

-alifah-

[Non-text portions of this message have been removed]

Sat Apr 6, 2013 3:43 am (PDT) . Posted by:

lauren_8487

Dear Mpok Marcella,

Yg whatsapp-an ama dktr tsb suami, jd saya ga tau mreka ngobrol gmn smpai didiagnosa ad bisul di kelopak n diberikan obat tambahan.

Wktu ke dktr ke 2 memang suami saya info sdh prnh ke dktr ke 1 n infokan obat2nya dgn mksud spya tdk tjd tumpang tindih obat yg sdh digunakan.

Sptnya hari senin nanti akan kembali konsul ke dktr ke 2, smga segera membaik

Trims ya mpok

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sat Apr 6, 2013 3:54 am (PDT) . Posted by:

"eMi" marliyans_95


Ok mbak ami, iya baiknya tanya ke apotik aja ya, thank u..;)

Salam,
EMi


Sent from my BebitoBerry®

Sat Apr 6, 2013 3:55 am (PDT) . Posted by:

"Laksmi Purwitosari" laksmipurwitosari

Maaf, ikut nimbrung,

Saya tidak membaca jelas bagaimana klinisnya, dan apakah betul yang dicari adalah pemeriksaan CT Scan Kepala untuk melihat kelainan di otak.

Ada statement pecahnya arteri? saya jadi penasaran yang pecah arteri apa? karena jika yang pecah arteri di otak ya berarti merupakan suatu kegawat daruratan.

Arteri yang pecah di otak ataukah ditempat lain?

Jika yang pecah arteri di permukaan tubuh, kalo kecil mungkin tidak berbahaya, jika arteri besar pasti harus ada penanganan segera. Bahaya syok hipovolemik karena kehilangan banyak darah.

Maaf belum sempat cantumkan link referensi, ini yang ada dalam ingatan saya untuk
Indikasi pemeriksaan CT Scan Kepala untuk melihat kelainan otak (potongan axial)

1.Tanda dan gejala peningkatan tekanan intra kranial, pandangan kabur, muntah proyektil, nyeri kepala hebat, penurunan kesadaran
2.Klinis cedera kepala sedang sampai berat
3.Adanya kelainan neurologis, seperti pelo, pandangan dobel, kelemahan anggota gerak satu sisi, kehilangan memori, binggung, kejang dll
4.Tanda dan gejala infeksi otak
5.dll

Ct Scan kepala potongan axial gunanya untuk melihat kelainan otak seperti
1. Perdarahan/pecahnya arteri di otak (ICH), selaput otak (SDH, EDH, SAH), ventrikel, otak kecil
2.masa di otak baik yang neoplasma maupun infeksi (abses, tuberkuloma dll)
3.Infark (kematian sel otak)
4.Hidrocephalus
5.Oedem Serebri
6.dll

Sebagai proses pembelajaran buat kita semua ada baiknya data klinis pasien (kronologis) dilengkapi, agar tidak ada saran dari teman-teman yang kurang tepat.

Semoga berkenan,
Salam

Laksmi Purwitosari

[Non-text portions of this message have been removed]

Sat Apr 6, 2013 4:01 am (PDT) . Posted by:

"Laksmi Purwitosari" laksmipurwitosari

Maaf saya tambahkan referensi indikasi CT scan kepala

http://www.patient.co.uk/doctor/CT-Head-Scanning-Indications.htm

PatientPlus
Head Injury
Plain Skull X-ray
Computed Tomography (CT) Scans
Indications[1]
CT remains the investigation for the diagnosis and management of many central nervous system diseases.
MRI is superior in the posterior fossa and parasellar region and for the assessment in multiple sclerosis,epilepsy and tumours.
CT is superior to MRI in the assessment of head injury.
Indications for CT imaging, CT angiography, and CT venography include:
Cranial
Acute stroke:
CT scan as soon as possible and within 48 hours to rule out haemorrhage.
CT scanning is reliable in excluding primary intracerebral haemorrhage as a cause of acute stroke, provided it is performed within about a week of onset.
A CT scan is particularly important in those patients who are being evaluated for thrombolysis or carotid endarterectomy.
The CT signs of ischaemia are more subtle and detection of acute infarction is variable depending on the timing of the examination.
The area of infarction matures over the first week or more with the development of progressively better defined low attenuation and loss of volume in the damaged area.
Transient ischaemic attack (TIA): can help to distinguish infarction from haemorrhage and also differentiate from other causes such as extracerebral haemorrhage or glioma.
Acute subarachnoid haemorrhage: CT will provide evidence of subarachnoid haemorrhage in 98% of cases if performed within 48 hours. CT is indicated in acute headache with focal neurological signs, nausea, vomiting or Glasgow Coma Scale (GCS) below 14. MRI is better for inflammatory causes of acute headache.
Acute head injury: CT the head in every severe head injury (GCS less than or equal to 8) and every moderate head injury (GCS 9-12). This should be done as soon as possible and within an hour after arrival to hospital.[2] The role of CT scanning in mild head injury is controversial.[3] The National Institute for Health and Clinical Excellence (NICE) and the Scottish Intercollegiate Guidelines Network (SIGN) now recommend:[4][5]
CT Scan in Head Injuries[4][5]
Selection of adults for CT Scan Selection of children (under 16 years) for CT Scan
Urgent scan if any of the following (results within 1 hour):
Glasgow Coma Scale (GCS) <13 when first assessed or GCS <15 two hours after injury
Suspected open or depressed skull fracture
Signs of base of skull fracture*
Post-traumatic seizure
Focal neurological deficit
>1 episode of vomiting (SIGN guidance suggests 2 distinct episodes of vomiting)
Coagulopathy + any amnesia or loss of consciousness since injury

A CT scan is also recommended (within 8 hours of injury) if there is either:
More than 30 minutes of amnesia of events before impact
Or any amnesia or loss of consciousness since injury if:
Aged ≥65 years
Coagulopathy or on warfarin
Dangerous mechanism of injury
Road traffic accident (RTA) as a pedestrian
RTA - ejected from car
Fall >1 m or >5 stairs

Urgent scan if any of the following:
Witnessed loss of consciousness >5 minutes
Amnesia (antegrade or retrograde) >5 minutes
Abnormal drowsiness
≥3 Discrete episodes of vomiting
Clinical suspicion of nonaccidental injury
Post-traumatic seizure (no PMH of epilepsy)
GCS <14 in emergency room
(Paediatric GCS <15 if aged <1)
Suspected open or depressed skull fracture or tense fontanelle
Signs of base of skull fracture*
Focal neurological deficit
Aged <1 - bruise, swelling or laceration on head >5 cm
Dangerous mechanism of injury (high-speed RTA, fall from >3 m, high-speed projectile)
*Signs of basal skull fracture: haemotympanum, 'panda&#39; eyes (bruising around the eyes), cerebrospinal fluid (CSF) leakage (ears or nose) or Battle's sign (bruising which sometimes occurs behind the ear in cases of basal skull fracture).
Space-occupying lesions: suspected tumour or mass, eg cerebral abscess. MRI is more sensitive for early tumours and posterior fossa lesions but CT is usually adequate for supratentorial lesions. MRI may miss calcification.
Suspected hydrocephalus or shunt revision. MRI may be more appropriate for children. Ultrasound is the first choice for infants.
Chronic headache. CT or MRI are not usually useful if there are no focal neurological signs but are more likely to detect an abnormality if there is:
Recent onset and a progressive worsening of symptoms and frequency or a change in their pattern
Association with the onset of epilepsy (especially focal epilepsy)
Change in personality
Associated dizziness, lack of co-ordination, tingling or numbness
History of recent head injury, or falls (to exclude subdural haemorrhage)
Intracranial infection: to exclude raised intracranial pressure prior to lumbar puncture (but only if there is considered to be a high risk of coning). In cases of childhood bacterialmeningitis, CT is accurate in the diagnosis of intracranial complications of bacterial meningitis and is indicated mainly in children with persistent neurological dysfunction such as complex seizure disorder, and is of little value in children with prolonged fever alone.[6]
Detection or evaluation of calcification: For example, the radiological hallmark of an oligodendroglioma is calcification, which is best detected on CT scanning. Calcification may be invisible on MRI.
Other: mental status change, increased intracranial pressure, headache, acute neurological deficits, congenital lesions (eg craniosynostosis, macrocephaly, and microcephaly), evaluation of patients with psychiatric disorders and brain herniation. In the assessment of psychosis, CT scan should be reserved for those with recent onset, rapid unexplained deterioration, focal neurological signs, recent head injury before onset or if there has been urinary incontinence or gait disturbance early in the illness.
Secondary indications (eg when access to MRI is not available): diplopia, cranial nervedysfunction, seizures, apnoea, syncope, ataxia, suspicion of neurodegenerative disease, developmental delay, neuroendocrine dysfunction, encephalitis, vascular occlusive disease or vasculitis (including use of CT angiography and/or venography), aneurysm, cortical dysplasia, and migration anomalies.
Extracranial
Middle or inner ear symptoms, including vertigo. If felt necessary following specialist assessment. MRI is much better, especially for acoustic neuromas.
Sinus disease if there has been failure of maximal medical treatment, complications, egorbital cellulitis or suspicion of malignancy.
Congenital anomalies, benign and malignant neoplasms, trauma, vascular malformations, evaluation of palpable masses, planning and follow-up of radiotherapy.[7]
Orbital lesions, including eye trauma in which there may be an associated facial fracture. Ultrasound may be appropriate for intraocular lesions. CT scan may also be indicated for strong suspicion of an intraocular foreign body that has not been shown on X-ray.
Fractures of the temporal bone, skull, and face.
Evaluation of the skull base including primary and secondary bone lesions.
Cranio-maxillofacial surgery: the CT scan delineates lesions in the oral and maxillofacial complex to aid in planning surgical treatment. CT-based 3D models allow precise preoperative diagnosis and operation planning.[8]
Secondary indications (eg when access to MRI is not available): evaluation of lesions involving the orbit, larynx, pharynx, oral cavity and soft tissue spaces of the face.

Maaf ya kalo, kalimat saya terbaca galak, karena saat ini saya sedang prihatin dengan makin banyaknya sharing kasuk penyakit yang tidak jelas dengan saran yang kadang merugikan bagi penderitanya, gemes dengan sebuah grup di FB yang sangat irrasional.

Semoga berkenan
Salam

Laksmi Purwitosari

[Non-text portions of this message have been removed]

Sat Apr 6, 2013 4:18 am (PDT) . Posted by:

"nadya lonianto" nadyalonianto

Dear smart parents,

Mohon sarannya...
Anak sepupu saya, 4m suka menjuling2kan matanya,walaupun sudah berulang kali ditutup matanya,dialihkan pandangannya tetap saja suka begitu,..
Dan sedihnya,akhir2 ini baby saya 3m ikut2an suka menjuling (bahasanya apa ya yang benar) bagaimana cara mensiasatinya ya,supaya tidak keterusan :(
Maaf bila sudah pernah dibahas...

Nadya
Mommy sei
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Sat Apr 6, 2013 4:55 am (PDT) . Posted by:

Coba konsultasi ke dokter spesialis mata khusus anak2. Supaya observasinya terarah. SOL.

Rgds,
Marcella
*mpok bawel
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Sat Apr 6, 2013 4:35 am (PDT) . Posted by:

zoe_getme

Dear all sps,
Hari ini Baby Keio (28 hari) imunisasi,sedihnya saat diukur BBnya hanya menambah 500 gr dr berat lahir (BBL:3 kg,BB set.1 mggu 2,9kg). Dan PBnya hanya bertambah 3 cm.(PBL: 48 cm menjadi 51 cm).saya coba plot di GC (meski masih meraba2 hehehe), masuk persentile 10.di anak kedua ini saya mencoba utk asix dan mmg masih asix belum kena sufor samsek,beda dengan anak pertama dulu.yg ingin saya tanyakan:
1.Apakah pertumbuhan bayi saya tergolong kurang?(Krn mmg beda sekali dgn pertumbuhan kknya yg campur sufor+asi)
2.Utk pelekatan saya cek sudah oke tp bayi saya klo menyusu sebentar menyedotnya lalu mengempeng,kalau tlalu banyak minum bisa gumoh bkali2 apakah wajar?
3.Ada yg bisa share pengalaman menambah BB bayi dengan asix kah?

Mohon sharingnya yaaaa :)

Bunda Etzel+keio
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sat Apr 6, 2013 4:46 am (PDT) . Posted by:

Q:
1.Apakah pertumbuhan bayi saya tergolong kurang?(Krn mmg beda sekali dgn pertumbuhan kknya yg campur sufor+asi)
A:
Kan baru 28 hari, coba bandingkan persentil pas baru lahir gimana ? Turun ?

Q:
2.Utk pelekatan saya cek sudah oke tp bayi saya klo menyusu sebentar menyedotnya lalu mengempeng,kalau tlalu banyak minum bisa gumoh bkali2 apakah wajar?
A:
Dsa pas periksa, meraba bagian usus, apa teraba sesuatu gak ? Apa komentar baliau tentang kondisi menyusui seperti ini ?

Q:
3.Ada yg bisa share pengalaman menambah BB bayi dengan asix kah?
A:
Gak jawab ya bagian ini, gak punya pengalaman, maaf.

Rgds,
Marcella
*mpok bawel
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Sat Apr 6, 2013 4:36 am (PDT) . Posted by:

Dear SPs,

Teman saya didiagnosa kebanyakan air ketuban (30 weeks). Apakah diantara SP skalian ada yang pernah mengalami? Bagaimana dengan anak yg dilahirkan kelak ya?karena sempet googling akan ada cacat setelah kelahiran nanti.

Terimakasih untuk sharingnya.

Regards,
Selly

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Sat Apr 6, 2013 4:40 am (PDT) . Posted by:

"Catur Sri" catur_steven

Mppokk...cakep bgt daaahhh ini clotehan..
mirip sm aku bgt...anak2 udah pd ting2 'n ning2..yg ada tuch mereka udah pd
punya kegiatan sendiri2...udah ogah diurus (ngerasa bisa urus sendiri)..
kangen gendong2 apadaya bobotnya udah 1/2 bobot emaknya, udah gag kuku.....

tengkyu buat bawelnya mpok...

catur
#gag migren or vertigo apalagi penuaan dini, keep staytune...:D

[Non-text portions of this message have been removed]

Sat Apr 6, 2013 4:52 am (PDT) . Posted by:

He2, ini pimpro pesat company AHM, bikin saya bunga2 dah hatinya.

Tks ya jeung sharingnya, senasib ya kita, serasa putus cinta lihat anak2 beranjak dewasa dalam waktu singkat, kayaknya cuma sekedip mata.
(*menghela nafas)...life must go on ya jeung, tinggal kita membimbing mereka, biar bisa jadi penerus konsep EBM dan EBP kayak mamanya, he2...teuteup.

Rgds,
Marcella
*hugs
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Sat Apr 6, 2013 4:58 am (PDT) . Posted by:

"nailah_saadah" nailah_saadah

Salam Hangat bunda :)
Anak saya (1,1 tahun)bulan lalu beratnya 8,2kg. terus demam tinggi 2 hari, saya baru berikan parasetamol hari ke 2, muntah2 dan hidung tersumbat. setelah diberi obat, turun panasnya, muntah2 dan hidung tersumbat masih, dan tidak mau makan. wajar krn bayi sakit. 2 minggu setelahnya, masih suka uek2 seperti ingin muntah (kadang utk cari perhatian saya), dan masih sedikit sekali, skrg beratnya 8kg. skrg hanya makan setengah porsi dibanding dulu dan susah sekali. dan suhu badannya cenderung hangat sampai hari ini. o ya, tiap malam kami pakai kipas angin, kalau kipas mati anak saya tidak mau tidur. ada yang bisa bantu beri saya pencerahan, kira2 anak saya kenapa? dan saran supaya mau makan lagi. terimakasih :)

GROUP FOOTER MESSAGE
Milis SEHAT mengucapkan terimakasih kepada:
- Asuransi AIA atas partisipasinya sebagai sponsor PESAT Bali 2011
- PT LG Electronics Indonesia atas partisipasinya sebagai Sponsor Tunggal FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.

Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : HBTLaw, PT.Intiland, dan PT. Permata Bank Tbk. yang telah dan konsisten mensponsori program kami, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."

"Milis SEHAT didukung oleh : CBN Net Internet Access &Website.
=================================================================
Milis Sehat thanks to:
- AIA Insurance as sponsor for PESAT Bali 2011
- PT LG Electronics Indonesia as exclusive partner of FAMILY FUN DAY MILIS SEHAT 2011.

Our biggest gratitude to: HBTLaw, PT. Intiland, and PT. Permata Bank Tbk. who have consistently sponsored our program, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."
"SEHAT mailing list is supported by CBN Net for Internet Access &Website.

Kunjungi kami di (Visit us at):
Official Web : http://milissehat.web.id/
FB           : http://www.facebook.com/pages/Milissehat/131922690207238
Twitter      : @milissehat <http://twitter.com/milissehat/>
==================================================================
Donasi (donation):
Rekening Yayasan Orang Tua Peduli
Bank Mandiri
Cabang Kemang Raya Jakarta
Account Number: 126.000.4634514
==================================================================

Like This!!!

Komentar Pembaca